Jelajah ASEAN (3)

written by Via Apriyani

 

Kamis, 22 Januari 2015,

Tubuhku terbangun karena bunyi alarm yang meraung-raung dari handphone. Waktu menunjukkan pukul 06.24, namun keadaan di luar masih sangalah gelap. Maklum, karena Malaysia memiliki perbedaan waktu yang lebih cepat 1 jam dibanding WIB. Hari ini terdapat agenda penting bagi kami, yaitu diskusi bersama World Youth Foundation (WYF) di kantor pusatnya. Kami dijadwalkan bertemu pada pukul 14.00. Dengan memanfaatkan waktu yang tersedia, kami berjalan-jalan menuju little india dan china town ala malaysia (hipotesis 1: kemanapun perginya, ke ujung dunia sekalipun pasti akan kau temui orang Tionghoa dan India). Suasana kala itu sangat berbeda dengan Singapura, terutama dalam hal kebersihan dan perilaku berlalu lintas. Berbekal peta wasiat yang diberi oleh Koh Gohanyen, kami menelusuri keindahan kolosal kota Melaka. Pada siang/ sore hari, tempat di Melaka akan dipenuhi oleh turis yang datang dari berbagai negara. Banyak tempat wisata yang bisa kita kunjungi seakan Melaka menjadi tempat tersendiri yang mampu memikat turis kembali lagi berkunjung ke Malaysia.

 

International Youth Discussion di Headquarter WYF

45 menit sebelum menuju pukul 14.00, kami bergegas menuju kantor pusat WYF dengan menumpang taksi seharga 30 RM. Kantor tersebut berada di Lebuh Ayer Keroh, bersebelahan dengan gedung kota cemerlang. Beruntung kami sampai tepat waktu, sampai disana disambut oleh seorang wanita melayu cantik mengenakan jilbab, yang merupakan staf dari ketua operasional WYF. Posisi ketua operasional WYF dijabat seorang wanita keturunan Afrika dan India, bernama Varsha K Ajmera. Mungkin bagi kalian yang sering berpartisipasi aktif dalam youth forum tidak akan asing mendengar nama ini. Wanita itu bertubuh mungil dan berkulit hitam kecoklatan serta fasih berbahasa Inggris. Bersama dengan teman-teman diskusi yang lain, kami membahas mengenai WYF dan UIAC serta mendiskusikan kerjasama antar keduanya. Diskusi terbilang cukup dinamis dan santai. Tepat pukul 16.00 diskusi berakhir dan dengan baik hati Varsha bersedia mengantar kami menuju perhentian bas terdekat.

Perjalanan kami dilanjutkan dengan bas menuju jonker street kembali. Keeseokan harinya, kami akan menelusuri jalur darat menuju Thailand. Seems like an extremely long travel, dan memang begitu kenyataannya.

 

gambar 4
Foto bersama Mrs. Varsha K Ajmera, Chief Operation Office World Youth Foundation

 

gambar 5
Di kantor pusat World Youth Foundation

 

reviewer Ditha Inawati Sam
acc:06022015/0330/am/dithasam

Leave a Reply